Dalam rentang waktu satu tahun, ada bulan-bulan tertentu yang jadi saat yang tepat untuk jual rumah atau properti lain karena pada saat itu permintaan akan properti lebih tinggi daripada bulan-bulan lain. Bulan apa saja? Ini dia.
April
Permintaan properti meningkat karena banyak perusahaan yang memberikan bonus pada Maret. Uang bonus tersebut dikombinasikan dengan gaji ke-13 yang diterima pada awal tahun.
Oktober, November, dan Desember
Untuk pengembang kuartal keempat ini merupakan waktu yang cocok untuk meluncurkan produk baru. Pembeli bisa melakukan pemesanan dan bisa mulai mencicil di awal tahun.
Terlepas dari bulan-bulan yang sudah disebutkan, ada waktu yang sebaiknya dihindari, yakni bulan Ramadan serta satu bulan setelah Lebaran. Pada saat itu, pengeluaran orang terfokus pada urusan pangan dan sandangĀ (plus mudik). Bulan Juni dan Juli juga bukan bulan bagus untuk jual rumah karena bertepatan dengan pengeluaran orang untuk biaya sekolah.
Hal lain yang patut jadi pertimbangan adalah suku bunga KPR. Ketika suku bunga tinggi, orang biasanya menunggu. Suku bunga KPR 12 persen masih bisa ditoleransi. Di atas angka itu, tunda dulu penjualan rumah, kecuali kepepet.
Informasi yang berguna. Disaat orang banyak uang untuk membeli rumah merupakan waktu yang tepat untuk menjual properti.
Pengen beli seehh, kagak jual he….
terimakasih untuk informasinya
Saya sudah coba segala teori kecuali “Obral” tetap saja property saya gak laku, gak jodoh kali ya jual2, mending beli karena saya selalu hokki kalau membeli karena sudah pasti
mungkin anda bisa mencoba tips berikut:
http://www.rumah.com/berita-properti/2012/7/1382/20-cara-bikin-pembeli-rumah-terkesan
atau yg ini
http://www.rumah.com/berita-properti/2012/5/950/tujuh-kiat-jual-properti-dengan-cepat
mudah2an sukses
@ Agung adi : Menggunakan sarana lain saja mas
misalkan lewat orang istilahnya makelar….
kita sudah coba , dengan berbagai tawaran, DP 10% ,bebas biaya KPR, Dp dapat diangsur 3X sampai 6X, mang lagi lesuuuuuu.